Jumlah Dokter Yang Wafat Akibat Wabah Virus Corona Terus Bertambah

Ikatan Dokter Indonesia kembali mengumumkan sejawat yang berpulang. Sabtu, (4/4), tiga tiga dokter wafat menambah daftar tenaga medis yang meninggal akibat bertarung di garda depan melawan pandemi virus corona.

Ketiga dokter yang gugur adalah Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT(K), Ph,D, dr. Bernadette Albertine Francisca T.Sp. THT-KL, dan dr. Ketty Herawati Sultana.

Bernadette dan Lukman berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sementara Ketty meninggal dengan status positif terinfeksi virus corona. Humas IDI, dr. Halik Malik mengungkapkan jika dr. Ketty merupakan dokter umum yang bertugas di RS Medistra, Jakarta.

Ketty ikut menangani Menteri Perhubungan Budi Karya saat masih dirawat di sana, sebelum menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

“Sehari-harinya beliau dokter umum di perawatan RS Medistra itu termasuk ikut merawat Menhub Budi Karya sebelum dirujuk ke RSPAD,” kata Halik ketika dihubungi kumparan, Sabtu (4/4).

Data kematian dokter dalam penanganan pandemi COVID-19 terdiri dari 17 dokter yang tergabung dalam IDI dan 5 dokter gigi yang tergabung di Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

Mereka meninggal dengan kondisi berbagai status seperti Orang Dalam Pengawasan, Pasien Dalam Pengawasan, dan Positif.

Adapun, nama dokter IDI yang gugur karena virus corona ialah:

1. Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M. Med. Sc, Ph.D (GB FK UGM-IDI Cab. Yogyakarta).

2. Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna, MHSc (GB Epidemuologi FKM UI-IDI Cab. Jakarta Timur).

3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo (IDI Cab. Jakarta Barat).

4. dr. Exsenveny Lalopua, M. Kes (Dinkes Kota Bandung-IDI Cab. Bandung).

5. dr. Hadio Ali, Sps (Perdossi DKI Jakarta-IDI Cab. Jakarta Selatan).

6. dr. Djoko Judodjoko, Sp. B (IDI Cab. Kota Bogor).

7. dr. Adi Mirsaputra, Sp. THT (IDI Cab. Kota Bekasi).

8. dr. Laurentinus P., Sp. Kj (RSJ dr. Soeharto Herdjan-IDI Cab. Jakarta Timur).

9. dr. Ucok Martin, Sp. P (Dosen FK USU-IDI Cab. Medan).

10. dr. H. Efrizal Syamsudin, MM (Direktur RSUD Prabumulih-IDI Cab. Prabumulih).

11. dr. Ratih Purwarini (Direktur RS Duta Indah Jakut-IDI Cab. Jakarta Timur).

12. Laksamana TNI (Purn) dr. Jeane PMR Winaktu, SpBS (mantan Kadiskesal RSAL dr. Mintohardjo-IDI Cab. Jakarta Pusat).

13. Prof. DR. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru Besar Epidemiologi FKM-UI).

14. dr. Bernadette Albertine Francisca T, Sp. THT-KL (IDI Cab. Makassar).

15. Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT(K), Ph.D (IDI Cab. Jaksel)

16. dr. Ketty Herawati Sultana (IDI Cab. Tangerang Selatan).

17. dr Heru Sutantyo (UNDIP).

Adapun, dokter gigi yang gugur karena COVID-19:

1. drg. Umi Susana Widjaja, Sp. PM.

2. drg. Yuniarto Budi Santosa, MKM.

3. drg. Amutavia P. Artsianti, Sp. Ort.


  1. drg. Roselani Widajati Odang, Sp. Prost.
  2. drg. Gunawan Oentaryo, M. Kes.
  3. IDI menaruh perhatian kepada faktor keamanan dokter yang masih rawan seiring terus bertambahnya jumlah kasus positif corona di Indonesia. Apalagi, banyak dokter di luar rumah sakit rujukan yang ikut menangani pasien positif corona ketika praktik sehari-hari.