Sadis, Usai Diperkosa Gadis 16 Tahun Ini Lalu Dibunuh Ibu dan Kakak Angkatnya, Jasadnya Lalu Dibuang ke Sungai
Terungkapnya kasus pemerkosaan dan pembunuhan NP merupakan buntut dari penemuan jasadnya di Sungai Cimandiri, pada Minggu (22/9/2019) siang.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dipenuhi luka lebam, sehingga diputuskan untuk dilakukan otopsi hingga akhirnya polisi berhasil mengungkap kematian gadis kecil tersebut.
“Hasilnya sementara ditemukan bekas luka di leher, luka di lidah, luka di kemaluan dan anus,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dalam konferensi pers di Polsek Cibadak, Selasa (24/9). Demikian dikutip Kompas.com.
Setelahnya, kasus ini merujuk pada tiga orang terdekat korban, yakni SR alias Yuyu (39), RG (16), dan R (14). Ketiganya ialah ibu angkat dan dua kakak angkat NP, yang rumahnya berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban.
Dalam kasus ini, RG dan R berperan sebagai pelaku pemerkosaan. Sementara ibu mereka, SR alias Yuyu yang mengambil andil dalam mengeksekusi korban.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dipenuhi luka lebam, sehingga diputuskan untuk dilakukan otopsi hingga akhirnya polisi berhasil mengungkap kematian gadis kecil tersebut.
“Hasilnya sementara ditemukan bekas luka di leher, luka di lidah, luka di kemaluan dan anus,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dalam konferensi pers di Polsek Cibadak, Selasa (24/9). Demikian dikutip Kompas.com.
Setelahnya, kasus ini merujuk pada tiga orang terdekat korban, yakni SR alias Yuyu (39), RG (16), dan R (14). Ketiganya ialah ibu angkat dan dua kakak angkat NP, yang rumahnya berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban.
Dalam kasus ini, RG dan R berperan sebagai pelaku pemerkosaan. Sementara ibu mereka, SR alias Yuyu yang mengambil andil dalam mengeksekusi korban.
Proses investigasi kasus ini masih terus berlanjut.